Pekanbaru, Kota Industri yang Masih Jauh dari Teknologi Informasi

Sabtu, 26 Juli 2014 0 comments

Pekanbaru, Kota Industri yang Masih Jauh dari Teknologi Informasi. Bagi saya kota Pekanbaru merupakan salah satu kota yang sangat menginspirasi Saya sejak kecil. Bagaimana tidak, saya dilahirkan di kota yang banyak orang bilang kalau orang Riau (termasuk Pekanbaru) merupakan salah satu kota kaya di Indonesia (Ok, mungkin itu semacam opini).

Berawal dari saya merantau untuk kuliah disalah satu Universitas di kota Bandung. Singkat cerita saat itu Saya berkenalan dengan beberapa teman yang merupakan perantau dari berbagai kota di Indonesia. Saat saya mengatakan kota asal saya "dari Pekanbaru, itu di Riau" dan sangat terkejut saat mendengar kalau mereka mengatakan "Riau itu dimana?", "ohhh Riau, itu di pulau Kalimantan *Yakali ._.*" (dengan wajah pede).  Saya rasa itu suatu hal yang aneh, mengapa demikian, saat itu sedang berlangsung salah satu event akbar seIndonesia, sebut saja Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau, mangkanya saya semakin heran. "ini apakah pemerintah yang gagal mempromosikan PON di Riau"? 

Pekanbaru, Kota Industri yang Masih Jauh dari Teknologi Informasi | MMufidLuthfi

Sekilas Cerita Singkat dari pengalaman di kota Pekanbaru
Oke, rasanya singkat cerita diatas sedikit melenceng dari judul. back to topic. Banyak sekali orang berpandangan kalau kota Pekanbaru merupakan salah satu kota terbesar yang merupakan salah satu pusat perkembangan industri di Indonesia. Jangan kan APBN, kebanyakan dana pembangunan dari kota Pekanbaru saja dihasilkan dari APBD wilayah kota Pekanbaru, bisa dibayangkan seberapa kayanya kota ini. 

Tapi sangat disayangkan, beberapa bulan ini Saya kembali lagi ke kota ini setelah setahun tidak kembali, sebagai seorang Google Student Ambassador SEA 2014 (baca :  Google Student Ambassador SEA 2014 - Muhammad Mufid Luthfi) saya berencana untuk melaksanakan berbagai event di kota Pekanbaru tercinta. 

Pada malam itu saya sempat ketemu dan berbincang dengan teman-teman dari Google Business Group Bandung, ada mas Marah Adil, kak Mulyadi, dan Haikal. Saat itu kita lebih banyak bercerita tentang Google Student Ambassador Program kepada mereka, memang ternyata di Pekanbaru masih banyak yang belum tahu tentang salah satu program dari Google ini. Nah, saat saya bertanya mengenai pemanfaatan teknologi di Pekanbaru ternyata masih sangat kurang di Pekanbaru. Salah satu gambaran besar atau faktanya yaitu masih banyak UMKM yang belum Go Online di Pekanbaru, padahal saya melihat banyak sekali pakar Digital Marketing yang ada disini. 

Lalu beberapa hari kemudian sempat bertemu dengan salah satu kreator idea (Sampai samai dia bikin buku loh) yang bagi saya terbaik, sebagai teman dekat sih, ada Melati Oktavia dan juga kak Hairil Habibi. Kita berbicara banyak sekali mengenai perkembangan kota dan remaja Pekanbaru. Sampai pada intinya berbicara mengenai Small Medium Business atau lebih dikenal dengan UMKM. Sangat terkejut mendengar kalau pemerintah di kota Pekanbaru ternyata masih menganggap suatu bisnis UMKM yang diajukan untuk Go Online merupakan salah satu kerajinan di Pekanbaru, Ohh God. Seriusan? Serendah itukah memandang UMKM? Atau tidak adakah motivasi dari pemerintah untuk menunjang Start Up di kota ini ? 

Oke, sekarang kita beranjak saat saya melakukan sosialisasi di beberapa sekolah menengah di Pekanbaru. Saat itu saya sedang melakukan sosialisasi di salah satu sekolah yang merupakan favorit. Nah, hal yang sangat disayangkan saat itu adalah banyak sekali yang tidak mengenal beberapa produk Teknologi Informasi yang merupakan penunjang untuk meningkatkan Pendidikan. Lah, emang penting. Yaiyalah jelas penting, emang teknologi yang kita kenal hanya sebatas untuk internetan, FB'an, Twitteran, dll ? itu hanya sosial media, kita bisa memanfaatkan semua kok. Intinya, mereka hanya mengenal Teknologi informasi yang salah satunya internet hanya untuk bersuka ria, buka menunjang pendidikan. Ok, sip. you know lah. 

"Wifi Gratis? itu cuma mitos" OMG? Seriusan? ternyata benar, saya mengkrarifikasi hal ini di Telkom Akses yang kebetulan saya sedang magang di tempat tersebut. Maksud dari kalimat sebelumnya apa ya? Masih belum paham? jadi begini, ternyata fasilitas Wifi Gratis di kota Pekanbaru masih jauh dari yang diharapkan. Ok, jujur dari saya sendiri saja kesulitan menemukan beberapa titik hotspot wifi di ekanbaru, jangan kan yang gratis, ketemu wifi yang nearby/terdekat dari tempat saya saja susahnya minta ampun. Nah, saya rasa ini masih jauh dengan apa yang ada di Bandung, di mushalla saja ada wifi. So, Pekanbaru kapan? 

Usah banyak Bacot Gitu Fid
Oke, saya merasa banyak sekali bacotan saya dari beberapa paragraf sebelumnya, tapi itu semua juga harapan saya kedepannya untuk kota Pekanbaru yang lebih baik lagi. Saya rasa Pekanbaru sudah ketinggalan sangat jauh dalam hal pemanfaatan Teknologi Informasi. Ya beberapa poin yang sudah saya ceritakan diatas, mungkin akan bosan bacanya. Tapi cobalah untuk membaca curhatan saya diatas. 

Saya memang belum sempat menyampaikan keluhan ini ke pemerintah kota Pekanbaru, setidaknya saya sudah berbicara dengan GM dari PT Telkom mengenai masukan ini agar kota Pekanbaru lebih baik lagi. Terus terus, dari beberapa materi Google yang telah saya sampaikan di beberapa event saya, saya juga berharap ada salah satu atau beberapa yang tertarik untuk mengembangkan teknologi informasi, mungkin melalui GSA Program untun Education, untuk kota Pekanbaru yang lebih baik lagi.

Demikian postingan saya kali ini, semoga saja menjadi bagian dari perjuangan kota Pekanbaru yang lebih baik lagi kedepannya. 

.:: HAPPY BLOGGING ::. 


Share this article :
Description: Pekanbaru, Kota Industri yang Masih Jauh dari Teknologi Informasi
Rating: 3.5
Reviewer: Muhammad Mufid Luthfi
ItemReviewed: Pekanbaru, Kota Industri yang Masih Jauh dari Teknologi Informasi

Related Post:


Your Comments :

 
Copyright © 2013. MMufidLuthfi - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger